Foto : karyawan saat berada di PT.NHM

Foto : karyawan saat berada di PT.NHM

 

HALUT – Faktainvestigasi | Tenaga Kerja yang berada di PT Nusa Halmahera Mineral ( NHM), yang dipekerjakan sebagian besar Tenaga Kerja Lokal Maluku Utara, dan ini patut dibanggakan serta berikaan Aprisiasi.

Tenaga Kerja di PT NHM saat ini yang dipekerjakan untuk Tanaga Lokal Maluku Utara mencapai 70 %, dan dari 70 % ini sebagian tenaga kerja lokal Halmahera Utara, sebagiannya tenaga lokal lingkaran tambang dan sebagain persennya lagi tenaga Nasional dan 12 tenaga kerja Asing,” benar kata Manager Komunikasi PT NHM Ramdhani Sirait Jumat kemarin (03/6/22).

Menurut Ramdhani, jika tenaga kerja Asing yang ada bekerja di PT NHM hanya 12 orang pekerja,mask itu berarti kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia sudah mampu mengelolah tambang yang begitu rumit,” ucapnya.

Selanjutnya kata ia, bahwa saat ini PT NHM sudah bukan lagi Perusahan dengan Penanaman Modal Asing (PMA), namun tetapi kini PT NHM sudah menjadi Perusahan Nasional,” bilang Ramdhani.

PT NHM saat ini sudah menjadi Perusahan Nasional, karena saham yang ada, adalah 100% Saham Nasional, yaitu 75 % Saham milik Haji Robert Nitiyudho Wacho Presiden Direktur PT.NHM, dan 25 % nya lagi milik PT.Aneka Tambang (ANTAM),” terangnya.

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) selain menjadi Perusahan Nasional, NHM juga menemukan cadangan cadangan baru logam emas, itu artinya penambangan di Gosowong bisa berlanjut hingga beberapa tahun kedepan,” ungkap Ramdhani.

Penjelasannya, dengan adanya temuan cadangan baru logam emas di Gosowong, karena keberanian Presiden Direktur Hi.Robert yang bersedia mengeluarkan investasi yang sangat besar untuk eksplorasi,”jelasnya.

Bukan hanya keberanian mengeluarkan investasi yang besar, tetapi keetulusan hati dari seorang Presiden Direktur PT NHM Hi Robert yang juga begitu peduli terhadap persoalan sosial, yang menjadi kunci keberhasilan, sebab dari awalnya penandatanganan PT NHM sudah di perhadapkan dengan tantangan yang rumit seperti Covid-19.

Sehingga sebagian besar karyawan harus di karantinakan, dengan sendirinya hal ini berimbas pada penurunan hasil produksi hingga 60 %,” kata Ramdhani.

Lanjut Ramdhani menuturkan, adanya penemuan cadangan-cadangan baru logam Emas, itu membuktikan bahwa Presiden Direktur, Hj Robert Nitiyudho Wacho berhasil memutar prediksi dari sebagian orang yang sebelumnya beranggapan eksplorasi di Gosowong hanya bisa bertahan 2 tahun.

Patut di syukuri, karena dengan adanya penemuan cadangan-cadangan baru logam Emas ini, maka membuat karyawan dan masyarakat bahkan Pemda menjadi lebih tenang untuk jaminan kedepannya”, tutur Ramdhani. ( Jefry )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *