JAKARTA – Faktainvestigasi | Melompat Maju menyelenggarakan Road Show Pertamanya di Bali dengan berkolaborasi bersama APJII (Asosiasi Jasa Penyelenggara Internet Indonesia). Kegiatan Melompat Maju On Bali mengangkat tema “Tantangan Transformasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045” dilakukan di Café The Brass Denpasar Bali, Jumat 18 Maret 2022.

Kegiatan yang berupa talk show ini menghadirkan pembicara dari berbagai latar profesi diantaranya Muhammad Arif (Ketua Umum APJII), Arif Wicaksono (Head of National Expansion Iseller), Daryy Dwiputra (Presiden Mahasiswa BEM PM Udayana), dan Wahyu Yusran (Founder Melompat Maju).

Wahyu Yusran dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah rangkaian pertama dari Road Show 34 Provinsi. Melompat Maju ingin mengajak anak-anak muda dari seluruh penjuru nusantara untuk berkolaborasi bersama menyongsong Indonesia Emas.

“Ini adalah bentuk komitmen Melompat Maju sebagai Platform anak muda yang ingin menghadirkan jembatan kolaborasi dan menciptakan diskursus gagasan membahas potensi setiap daerah.

Kita ingin menjahit Indonesia dengan semangat persatuan, memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak bangsa untuk maju dan berkontribusi, karena potensi kita tidak kalah dengan bangsa lain, apalagi jika kita bisa memanfaatkan bonus demografi dan teknologi digital.” Ujar Wahyu dalam sambutannya.

Dalam sesi talk show, Muhammad Arif sebagai Ketua Umum APJII menekankan pentingnya pemerataan konektivitas internet guna menghadapi tantangan transformasi digital, maka dari itu APJII berkomitmen penuh untuk mendorong hadirnya pemerataan akses digital yang merata bagi rakyat Indonesia.

“Pemerataan akses masih menjadi tantangan kita hari ini dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Kalau untuk di wilayah pulau jawa, atau di kota-kota besar

tentu kita sudah merasakan fasilitas akses internet yang mumpuni. Tapi kita lupa bahwa masih banyak wilayah-wilayah di Indonesia yang belum dapat merasakan akses internet” Ujar Muhammad Arif.

“Disisi lain, penting juga generasi muda mempersiapkan diri dalam pemanfaatan akses internet yang sudah ada, dengan meningkatkan skill-skill digital yang mumpuni serta turut mengedukasi masyarakat dalam penggunaan akses internet untuk meningkatkan produktifitas”, tandas Ketua Umum APJII 2021-2024 ini.

Senada dengan hal tersebut Airf Wicaksono salah satu penggiat platform digital juga menekankan pentingnya kultur yang terbangun di era transformasi digital.

Ia menekankan, bahwa jangan sampai dengan adanya kemudahan digital ini anak muda hanya terjebak dalam perilaku-perilaku konsumtif, melainkan mampu menghasilkan nilai tambah dengan hadirnya digitalisasi.

“Jadi saya ingat ada film wall-e, dimana menggambarkan perilaku manusia di masa depan yang terlalu nyaman dengan hadirnya kemudahan teknologi.

Jangan sampai kita juga mengarah kesana meskipun sebatas film, namun dapat kita lihat orang-orang jaman sekarang memang jadi cenderung bermalas-malasan dengan hadirnya teknologi, kita jangan sampai tejebak perilaku konsumtif, justru sebaliknya harus memanfataakn kecanggihan teknologi.” Ujar Pria yang akrab disapa wicak.

Disisi lain Darryl Dwiputra sebagai perwakilan mahasiswa menekankan bahwa pentingnya pendidikan dan demokratisasi dalam dunia digital. Teknologi juga harus mengedepankan sisi kemanusian ditengah ketikdmertaan akses internet di Indonesia.
“Contohnya dalam proses belajar mengajar di era pandemik, masih banyak juga kendala yang dihadapi mahasiswa.

Semisal punya gadget tapi keterbatasan kuota, apalagi kalau tidak ada gadget. Jadi saya berharap dari diskusi hari ini, Melompat Maju dan APJIi bisa berkomitmen untuk bersama-sama mengawal permsalahan tersebut.” Ujar Darryl.(Bamsur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *